
RajaKomen.com — Mantan Menteri PAN-RB dan tokoh senior Partai Amanat Nasional (PAN), Asman Abnur, menegaskan pentingnya transformasi birokrasi Indonesia menuju sistem yang lebih adaptif, profesional, dan berbasis pada hasil. Dalam dialog nasional bertema “Birokrasi Melayani, Bukan Dilayani” yang digelar di Batam, Rabu (31/7/2025), Asman menyampaikan bahwa tantangan pelayanan publik ke depan harus dijawab dengan model kepemimpinan yang transparan dan sistem merit yang konsisten.
“Kalau birokrasi kita lambat, tidak akuntabel, dan tidak responsif, maka kepercayaan publik akan terus menurun. Ini soal keadilan akses layanan yang harus dibenahi secara sistemik,” ujar Asman.
Menurutnya, keberhasilan reformasi birokrasi bukan diukur dari banyaknya aturan atau struktur yang dibentuk, melainkan dari perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat dalam bentuk pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah.
PAN, kata Asman, terus mendorong agenda birokrasi digital, penyederhanaan proses perizinan, serta evaluasi kinerja berbasis output bukan hanya rutinitas administratif. Ia juga menekankan pentingnya keberanian pemimpin daerah dan kementerian dalam menghapus zona nyaman yang membuat birokrasi stagnan.
“Kalau kita ingin Indonesia maju, maka ASN kita harus punya mindset melayani, bukan minta dilayani. Dan itu harus ditanamkan sejak proses rekrutmen,” tambahnya.
Asman juga mendorong penguatan kapasitas aparatur desa hingga pemerintah provinsi dalam pengelolaan dana publik agar lebih transparan dan tepat sasaran, termasuk melalui aplikasi pelaporan masyarakat yang mudah diakses.
Sebagai penutup, ia menyampaikan bahwa PAN akan terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, modern, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.
Rajakomen.com
Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia
Informasi
LIVE