Apa Itu Micro Influencer? Micro Influencer VS Macro Influencer Apa Bedanya?

Blog » Apa Itu Micro Influencer? Micro Influencer VS Macro Influencer Apa Bedanya?
Apa Itu Micro Influencer? Micro Influencer VS Macro Influencer Apa Bedanya?

Beberapa orang mungkin masih belum tahu tentang micro influencer VS macro influencer. Padahal, keduanya merupakan strategi yang biasanya digunakan dalam dunia bisnis. Seperti yang diketahui, untuk bisa menjangkau bisnis dan membuatnya berkembang lebih luas, dibutuhkan strategi dan trik yang tepat.

Alhasil, setiap pebisnis yang tidak mampu bersaing di era sekarang akan lebih cepat mati. Pebisnis pemula yang tidak mau mempelajari strategi micro dan macro, maka siap-siap saja untuk mengalami ketertinggalan. Karena mempromosikan bisnis tidak hanya dilakukan dengan membuat konten atau mengupload foto dan video produk saja.

Apa Itu Micro Influencer VS Macro Influencer?

Micro influencer merupakan salah satu jenis influencer yang saat ini sedang naik daun. Bayangkan saja, jenis influencer tersebut terbilang efektif karena mampu menyasar target audiens secara lebih spesifik. Hal ini karena jumlah followers yang dimiliki oleh micro influencer terbilang sedikit, yakni kisaran 10.000 - 100.000 saja.

Lalu, dengan jumlah followers yang terbilang sedikit, bagaimana bisa menjangkau target audiens dengan spesifik? Tentu saja bisa karena micro influencer lebih mudah berfokus pada kemampuan atau bidang yang dikuasai. Selain itu, pengikut atau followers jenis influencer ini lebih suka konten yang dihasilkan secara natural karena membuat mereka lebih percaya.

Selain itu, mempunyai jumlah followers yang sedikit, hubungan antara followers dengan micro influencer terasa lebih dekat. Hal ini karena keterlibatannya menjadi lebih sering jika dibandingkan dengan jenis influencer lainnya. Alhasil, melakukan kerja sama dengan micro influencer VS macro influencer terbilang cukup menguntungkan.

Mereka bisa menjangkau target audiens secara spesifik dan lebih luas. Menggunakan micro influencer terbilang sangat menguntungkan karena mampu menahan pengeluaran. Dengan kata lain, biaya yang dikeluarkan akan lebih efisien saat pebisnis melakukan kerja sama dengan micro influencer.

Namun, tingkat engagement yang bisa didapatkan melalui micro influencer terbilang lebih tinggi. Hal inilah menjadi pembeda antara micro influencer VS macro influencer. Selain itu, ada lagi beberapa kelebihan yang bisa ditemukan. Micro influencer mampu meningkatkan brand awareness dan juga brand recall.

Meski begitu, bukan berati tidak ada kekurangan yang bisa ditemukan dari jenis influencer micro. Kekurangannya sudah bisa dilihat dari perbedaan jumlah followers yang dianggap lebih sedikit jika dibandingkan dengan macro influencer. Itulah kenapa Anda harus bisa menemukan micro influencer yang sesuai dengan bidangnya untuk menunjang bisnis.

Mengenal Lebih Dalam Macro Influencer

Setelah mengetahui tentang micro influencer, ada baiknya untuk mengetahui macro influencer. Strategi satu ini bisa dibilang sudah dikenal secara luas untuk membantu perkembangan bisnis. Biasanya, macro influencer berasal dari lingkungan selebriti yang junlah followers sudah tidak perlu diragukan lagi.

Micro influencer VS macro influencer letak perbedaannya ada pada jumlah followers. Macro influncer adalah jenis influencer yang jumlah pengikutnya kisaran antara 100.000 – 1.000.000 orang. Jika dibandingkan dengan micro, jenis influencer macro mempunyai jangkauan yang lebih luas saat melakukan promosi.

Alhasil, saat melakukan kerja sama dengan para influencer, konten yang dibuat bisa dilihat dan dinikmati banyak orang. Hal ini karena jangkauan audiens yang dicapai lebih banyak dan semua kalangan. Jadi, untuk mencapai target audiens secara spesifik melalui macro influencer bisa dibilang agak sulit karena cakupannya luas.

Salah satu kekurangan dari macro influencer adalah dari segi biaya. Seperti yang diketahui, macro influencer adalah kalangan artis dan vlogger sehingga biaya yang dibutuhkan sangat mahal. Jika Anda baru saja memulai bisnis, tentunya cara ini terbilang kurang efektif karena memakan biaya terlalu banyak.

Tidak hanya itu saja, jika dilihat dari segi kredibilitas, banyak konsumen yang akan meragukan keasliannya saat melakukan promosi. Bisa dibilang, cara ini hanya mampu menarik sekitar 3% konsumen untuk membeli suatu produk. Hal ini karena promosi yang dilakukan seorang macro influencer dianggap tidak otentik.

Tips Memilih Influencer dengan Tepat

Setelah melihat perbedaan micro influencer VS macro influencer, sudahkah Anda menentukan strategi mana yang cocok untuk bisnis? Berikut ini ada beberapa cara mudah untuk memilih influencer secara tepat.

Memperhatikan Jumlah Followers dan Engagement

Salah satu cara untuk memilih influencer dengan tepat bisa dilakukan dengan memperhatikan jumlah followers dan engagement. Hal ini karena kedua hal tersebut menjadi faktor penting dalam memilih influencer secara tepat. Pilihlah influencer yang mempunyai followers banyak tapi mempunyai engagement yang relevan.

Melakukan Pengecekan Riwayat Feed Influencer

Cara lainnya yang bisa dilakukan saat memilih influencer adalah dengan melakukan pengecekan. Anda harus tahu influencer tersebut pernah bekerja sama dengan brand apa saja. Dari sini, tentunya marketer bisa menilai apakah influencer yang dipilih sesuai dengan brand yang akan dipromosikan atau tidaknya.

Selain itu, melakukan pengecekan bisa membantu memastikan tidak ada kompetitor dari brand. Tidak hanya itu saja, mengecek riwayat influencer bisa membantu melihat kredibilitasnya. Apakah lebih banyak mengupload feed pribadi atau mengedepankan konten untuk bisnis.

Memperhatikan Akun Media Sosial yang Digunakan

Cara memilih influencer yang tepat selanjutnya bisa dengan memperhatikan akun media sosial milik influencer. Carilah influencer yang mempunyai banyak pengaruh di sosial media sehingga bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat. Tentu saja dengan begitu, target pasar dan tujuan penggunaan influencer bisa tercapai dengan mudah.

Itulah sekilas penjelasan terkait micro influencer VS macro influencer. Dari kedua jenis influencer tersebut manakah yang paling cocok untuk digunakan dalam bisnis Anda? Baik micro atau pun macro, keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca Juga

PT Media Promosi Online

Digital Advertising Agency
Ruko Puri Dago No. A3
Jl. Terusan Jakarta, Antapani
Bandung 40293 - Jawa Barat
Indonesia

Sosial Media

Pembayaran

Pembayaran

Copyright © RajaKomen.com 2022 All Rights Reserved.
Advertiser order Instagram Komen 20
15 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 100
22 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 100
29 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
29 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 50
33 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 100
20 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
3 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
43 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 500
42 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
13 menit yang lalu.
Advertiser order IG Live Komen 100
14 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View
41 menit yang lalu.
Advertiser order 50 kampanye posting
11 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 50 View Youtube
17 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Beli Komen Gmaps
39 menit yang lalu.
Advertiser order 100 Beli Komen Gmaps
39 menit yang lalu.
Advertiser order 100 kampanye posting
7 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View Youtube
17 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Twitter Komen
54 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Komen Youtube
33 menit yang lalu.
Advertiser order 20 Komen Detik
12 menit yang lalu.