Amin AK Pastikan IMC Pelita Tak Terkait Perusahaan Israel, Minta Publik Tak Terprovokasi Isu yang Menyesatkan

Blog » Amin AK Pastikan IMC Pelita Tak Terkait Perusahaan Israel, Minta Publik Tak Terprovokasi Isu yang Menyesatkan
Amin AK Pastikan IMC Pelita Tak Terkait Perusahaan Israel, Minta Publik Tak Terprovokasi Isu yang Menyesatkan

RajaKomen.com — Polemik dugaan keterkaitan PT IMC Pelita Logistik dengan perusahaan asal Israel akhirnya mendapatkan klarifikasi langsung dari pihak terkait. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Amin Ak, yang menyatakan bahwa setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi mendalam, tidak ada keterhubungan antara IMC Pelita dengan perusahaan Israel.

“Berdasarkan klarifikasi yang kami terima dari pihak IMC Pelita, mereka tidak memiliki keterkaitan dengan perusahaan Israel,” ujar Amin dalam keterangannya, Rabu (12/06/2025).

IMC Pelita Logistik merupakan pemilik kapal tongkang JKW Mahakam dan Dewi Iriana yang sempat diberitakan terlibat dalam pengangkutan hasil tambang nikel dari Raja Ampat. Isu yang berkembang di media sosial menyebutkan adanya kemungkinan keterkaitan IMC dengan Stef Wertheimer, konglomerat asal Israel yang dikenal aktif dalam dunia industri dan politik.

Menanggapi hal tersebut, Fraksi PKS sempat mendorong pemerintah melakukan investigasi terbuka guna menelusuri kebenaran dugaan itu.

“Alhamdulillah, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa IMC Industrial Group yang berkantor di Singapura tidak memiliki hubungan apa pun dengan IMC Group milik Wertheimer. Mereka adalah entitas yang berbeda,” jelas Amin.

Ia menegaskan bahwa isu ini telah ditutup setelah ditemukan fakta-fakta objektif yang membantah keterlibatan perusahaan tersebut dalam hubungan bisnis atau kepemilikan oleh pihak Israel.

Amin juga mengimbau masyarakat dan media untuk lebih cermat dalam menyikapi informasi, terutama yang belum terverifikasi secara sah.

“Dalam situasi geopolitik global yang memanas, isu seperti ini bisa sangat sensitif dan mudah disalahgunakan untuk memecah belah masyarakat. Kita perlu hati-hati dan tidak langsung terprovokasi oleh narasi yang belum diuji kebenarannya,” tambahnya.

Sebagai penutup, Amin menyampaikan bahwa Fraksi PKS tetap konsisten untuk menjaga kepentingan nasional dan kedaulatan ekonomi Indonesia dari pengaruh asing yang merugikan, dengan cara yang konstitusional dan berdasarkan data.

“Fraksi PKS tetap akan mengawal semua isu strategis, tetapi selalu berdasarkan prinsip kehati-hatian, klarifikasi, dan fakta lapangan. Kita tidak boleh sembarang membuat tuduhan tanpa bukti,” tutupnya.

Baca Juga

Rajakomen.com

Jalan Cimanuk No. 6
Bandung 40115 - Jawa Barat
Indonesia

Sosial Media

Pembayaran

Pembayaran

Jaringan Kami

Rajamonitoring
Copyright © RajaKomen.com 2026 All Rights Reserved.
Advertiser order Instagram Komen 20
43 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 100
17 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 100
5 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
31 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 50
48 menit yang lalu.
Advertiser order Instagram Komen 100
29 menit yang lalu.
Advertiser order Youtube Komen 50
11 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
20 menit yang lalu.
Advertiser order Play Store Review 500
45 menit yang lalu.
Advertiser order 1000 subscribers YT
27 menit yang lalu.
Advertiser order IG Live Komen 100
17 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View
51 menit yang lalu.
Advertiser order 50 kampanye posting
48 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 50 View Youtube
24 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Beli Komen Gmaps
53 menit yang lalu.
Advertiser order 100 Beli Komen Gmaps
40 menit yang lalu.
Advertiser order 100 kampanye posting
11 menit yang lalu.
Advertiser order Beli 100 View Youtube
40 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Twitter Komen
32 menit yang lalu.
Advertiser order 50 Komen Youtube
53 menit yang lalu.
Advertiser order 200 Komen Detik
9 menit yang lalu.
Advertiser order Share TikTok 100
9 menit yang lalu.
Advertiser order Share Twitter 100
49 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di TikTok 200
12 menit yang lalu.
Advertiser order Kampanye Posting di Twitter 100
25 menit yang lalu.